- Diposting oleh : SDS Plus Latansa
- pada tanggal : Mei 12, 2025
Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menyalurkan bakat seni yang mereka miliki. Ajang ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing. Untuk itu, Pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025 yang diadakan di Korwil Wonosalam Kabupaten Demak pada Selasa, 6 Mei 2025 tersebut memiliki total 7 cabang lomba diantaranya Gambar Ekspresi. Menyanyi Solo, Menari, Pantomim, Menulis Cerita, Kriya dan Mendongeng.
Kepala Sekolah SDS Plus Latansa, Iin Rahmawati, M.Pd., menyatakan bahwa FLS3N tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga ajang penting untuk menggali potensi seni peserta didik dan menumbuhkan semangat berprestasi. "Ini adalah langkah penting dalam mengembangkan bakat seni para peserta didik." ujarnya.
Callysta Sheza Putri Arsena perwakilan dari SDS Plus Latansa Kelurahan Wonosalam berhasil menjadi juara ke-I Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang Menyanyi Solo yang diselenggarakan di aula Korwil Wonosalam Kabupaten Demak. Sena dengan nomor urut 8 yang kini duduk dikelas 3-B SDS Plus Latansa berhasil memenangkan lomba dengan poin tertinggi. Membawakan lagu wajib "Aku Indonesia" dan "Cinta Untuk Mama". Awalnya Sena mengaku kurang yakin bisa menjadi juara satu karena ketatnya persaingan.
"Hari ini. Aku seneng banget padahal aku tadi tidak yakin untuk juara, ternyata juara satu. Aku kaget dan nangis." ucap Sena, Selasa (06/05/2025).
Kepala Korwil Dikbud Kecamatan Wonosalam, SLAMET, S.Pd. SD., M.Si, mengucapkan selamat kepada para finalis dan pemenang. "Selamat atas kerja keras dan prestasi yang telah dicapai. Ini adalah pencapaian luar biasa," tutupnya.